2 operator Online  
  Home Berita
Berita
•    Wacana Menteri PAN RB
•    MOHON PERHATIANNYA
•    WTP
•    Pemanfaatan e-KTP dengan Menggunakan Card Reader
•    Enam Perda Baru Diluncurkan
•    Jawa Barat Segera Punya Perda Larangan PNS Berpolitik
•    BBM Batal Naik, Pemerintah Pangkas Anggaran
•    Gubernur : PNS Wajib Mengisi Absen Pagi, Siang dan Sore
•    TO REFLECT AND ACT
Wacana Menteri PAN RB
13 March 2015, 1:35 pm

Jumat, 13/03/2015 - 16:21

SOREANG, (PRLM).- Pemerintah pusat sedang menyusun aturan tunjangan kinerja untuk PNS. Hal itu disebabkan selama ini ada anggapan PNS yang malas dan rajin atau pintar dan bodoh sama saja gajinya.

\"Akibatnya menjadi PNS itu enak sebab belum ada sanksi yang tegas termasuk pemberian tunjangan yang berbeda-beda,\" kata Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Yuddhy Chrisnandi, dalam kunjungan kerja ke Pemkab Bandung, Jumat (13/3/2015).

Aturan tunjangan kinerja, kata Yuddy, akan dibagi dua yakni kinerja institusi dan kinerja individu. \"Kinerja dan beban tiap institusi pasti berbeda, demikian pula dengan tiap individu PNS sehingga tunjangannya harus beda. Karyawan yang masuk pukul 8.00 dan pulang pukul 16.00 akan beda tunjangannya dengan karyawan yang baru pulang pukul 21.00,\" ujarnya.

Mengenai seleksi PNS, Yuddy mengatakan, aturan seleksi amat ketat sehingga dipastikan tidak ada permainan uang dalam penerimaan PNS. \"Anak presiden saja kalau tidak lulus tes PNS tidak akan diloloskan apalagi anak menteri, anak deputi, anak dirjen, atau anak bupati,\" jelasnya.(Sarnapi/A-147)***


Sumber Pikiran Rakyat
[arsip berita/artikel]
 
Page created in: 0.024 seconds.