1 operator Online  
  Home Berita
Berita
•    Wacana Menteri PAN RB
•    MOHON PERHATIANNYA
•    WTP
•    Pemanfaatan e-KTP dengan Menggunakan Card Reader
•    Enam Perda Baru Diluncurkan
•    Jawa Barat Segera Punya Perda Larangan PNS Berpolitik
•    BBM Batal Naik, Pemerintah Pangkas Anggaran
•    Gubernur : PNS Wajib Mengisi Absen Pagi, Siang dan Sore
•    TO REFLECT AND ACT
Jawa Barat Segera Punya Perda Larangan PNS Berpolitik
31 December 2012, 12:38 pm

VIVAnews - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Jawa Barat akan segera mengesahkan rancangan peraturan daerah penegakan disiplin pegawai negeri sipil. Raperda ini dirasa penting karena dalam pemilihan gubernur Jawa Barat ini, tiga kandidat merupakan pejabat atau mantan pejabat di pemerintahan provinsi Jawa Barat.

\"Dalam draf raperda penegakan disiplin PNS, akan diharamkan bagi PNS ikut andil di Pilkada Jabar nanti,\" kata Wakil Ketua Komisi A DPRD Jabar Deden Darmansyah. \"Mudah-mudahan dua minggu ke depan akan disahkan drafnya,\" ujar Deden ditemui sebelum rapat paripurna pembahasan Raperda di gedung DPRD Jabar, Senin 26 November 2012.

Deden mengatakan, akan ada sanksi tegas, dan pemecatan bila ada PNS yang bermain politik. \"Sebenarnya memang ada dua aturan dalam PP 53 bagi PNS yang melakukan kegiatan politik, namun dengan raperda ini kami akan perkuat,\" kata Deden.

Raperda ini harus segera disahkan karena per tanggal 18 Desember nanti, saat para cagub sudah ditetapkan nomor urut. \"Sehingga saat sudah diputuskan nomor urut calon, akan kami tegaskan jika PNS netral. Apabila ada yang berpihak dan dia terlibat maka dosa,\" kata Deden.

Usulan raperda penegakan disiplin di Jabar terhadap para PNS ini diusulkan oleh Komisi A DPRD Jabar enam bulan lalu. Pemerintah Jawa Barat pun merespons, langsung dibahas dalam rapat bamus di DPRD usai Lebaran lalu. \"Selain perda ini diperlukan, juga untuk menjaga netralitas pekerjaan PNS yang mengabdi kepada negara,\" ujar Dede.

Ada tiga pejabat Jawa Barat yang ikut dalam pilkada ini; Gubernur incumbent yang maju kembali, Wakil Gubernur Dede Yusuf yang maju sebagai calon gubernur, dan Sekretaris Daerah Lex Laksmana yang maju mendampingi Dede Yusuf sebagai calon wakil gubernur. (ren)

 


Sumber viva.news
[arsip berita/artikel]
 
Page created in: 0.025 seconds.